Rupiah Spot Melemah Tipis 2,5 Poin ke Level Rp 14.502,5 per Dolar AS, Kamis (1/7)

Ditulis oleh Satrio pada 01 July 2021 20:02


Forexindo - Rupiah kembali tak bertenaga di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini, Kamis (1/7/2021), menyusul laporan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait inflasi di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air.

BPS melaporkan bahwa inflasi inti tercatat 0,14 persen mom (month-over-month) atau turun dari 0,24 persen mom pada Mei 2021.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 pada akhir Juni 2021 memang mempengaruhi daya beli masyarakat. Namun, dampaknya tergolong kecil.

“Sedikit banyak memang berpengaruh. Namun, inflasi inti masih positif. Sehingga daya beli masyarakat masih terjaga,” ujar Margo, Kamis (1/7) via video conference.

BPS juga menambahkan, dampak pemberlakuan PPKM Darurat baru akan terlihat pada bulan depan. Deflasi Juni 2021 terjadi karena penurunan harga sejumlah bahan pangan. Mulai dari cabai merah, daging ayam ras, cabai rawit, bawang merah, dan lainnya.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot berakhir turun tipis 2,5 poin atau terdepresiasi 0.02 persen ke posisi Rp 14.502,5 per dolar AS. Pelemahan kurs rupiah ini beriringan dengan pelemahan mayoritas mata uang Asia.

Sementara, kurs rupiah pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI) berada di posisi Rp 14.539 per dolar AS, atau menguat tipis 0,02 persen.


Source: https://market.bisnis.com/read/20210701/93/1412517/diwarnai-ppkm-darurat-dan-data-inflasi-rupiah-turun-tipis

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2021 Forexindo.com